Resmikan Akad 50.000 Unit Rumah, Prabowo Ajak Masyarakat Bangun Solidaritas Bagi Korban Bencana

Spread the love

Cakrawala Merah, Banten – Kebutuhan akan hunian yang layak saat ini menjadi sebuah urgensi bagi masyarakat,khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Sejalan dengan keburuhan dasar tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masyarakat yang tengah dilanda bencana alam 

Di tengah agenda peresmian Program Perumahan Rakyat, kepala negara mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak melupakan saudara-saudara sebangsa yang sedang menghadapi musibah di berbagai daerah.

Dalam sambutannya pada acara akad massal 50.000 unit kredit pemilikan rumah (KPR) Sejahtera,  Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus serah terima kunci rumah secara serentak di perumahan Pondok Banten Indah Kota Serang Banten pada sabtu 20 Desember 2025, presiden menyampaikan keprihatinan atas bencana yang melanda sejumlah wilayah khususnya di Aceh Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Selain itu, presiden juga menyinggung daerah lain yang turut berdampak bencana meski di dalam skala berbeda seperti Jawa Timur Jawa Tengah serta Nusa Tenggara Timur menurutnya keberhasilan pembangunan tidak boleh membuat bangsa ini Abai terhadap penderitaan sesama

“Kita patut bersyukur atas berbagai capaian yang diraih namun di saat yang sama kita harus terus mengingat dan mendoakan saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana” ujar Presiden

Lebih lanjut Presiden Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk memanjatkan doa sekaligus bekerja bersama membantu para korban presiden menekankan bahwa semangat gotong royong dan persatuan merupakan kunci utama dalam menghadapi berbagai ujian termasuk bencana alam

Presiden dalam kesempatan yang sama juga meresmikan akad massal 50.000 unit KPR Sejahtera f(FLPP) dan serah terima kunci rumah yang tersebar di 33 provinsi. Program tersebut dinilai sebagai capaian signifikan dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Presiden menilai program perumahan rakyat bukan sekedar pembangunan fisik malengan wujud nyata negara dalam menghadirkan kehidupan yang lebih layak dan bermartabat bagi seluruh warganya.(red/das/bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *