Cakrawala Merah, Jakarta – Relawan Setia Prabowo Subianto menggelar Apel Kebangsaan Relawan Setia Prabowo pada Sabtu 20/09/2025) di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur
Hadir dalam apel akbar ini, para ketua organ relawan yang selalu setia kepada Prabowo Subianto antara lain, Ketua Garda Rakyat 08, Iskandar Z Makmur, Ketua Umum Jarnaspi 08, Iwan Setiawan, dan sejumlah tokoh lainnya yaitu Mayjen TNI (Purn) Tatang Zainuddin, serta ratusan pendukung dari relawan Setia Prabowo Subianto sejak tahun 2008 lalu.
Kepada awak media, Ketua Umum Jaringan Nasional Penambang Indonesia (JARNASPI 08) menyatakan dukungan penuh terhadap program Presiden Prabowo Subianto dalam membuka peluang magang bagi kaum Milenial dan Gen-Z.
Ketua Umum JARNASPI 08, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa wujud dukungan JARNASPI ini adalah dengan membiayai program magang bagi para generasi Millenial dan Gen-Z sehingga menjadi generasi yang mandiri.
“JARNASPI 08 mendukung penuh program Presiden Prabowo dan kami berkomitmen organisasi untuk menampung sekaligus membiayai program magang yang menargetkan 50 ribu hingga sejuta peserta” tegasnya
Lebih lanjut Ketua Umum JARNASPI 08 mengungkap bahwa saat ini, JARNASPI menaungi 50 perusahaan tambang yang bergerak di sektor nikel, batu bara, tembaga, dan logam mulia, bahkan dalam waktu dekat, jumlah anggota diproyeksikan akan bertambah menjadi sekitar 200 perusahaan.
Sehingga dirinya menargetkan bahwa pada tahap pertama program magang akan dibuka akhir September 2025 dengan kuota 50 ribu peserta, dan diharapkan mulai aktif pada November hingga Desember 2025, para peserta magang dapat ditempatkan di delapan Sektor Program Magang terutama pada delapan sektor pendukung usaha pertambangan yaitu :
1. Administrasi dan Perkantoran
2. Pertanian/Perkebunan
3. Peternakan
4. Perikanan
5. Makanan Olahan
6. Lingkungan
7. Pakaian dan Perlengkapan Tambang
8. Digital Branding
“Program Magang dari Presiden Prabowo ini adalah solusi dari salah satu akar masalah bangsa. Kami terpanggil untuk berkontribusi. Jika sukses, program ini akan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian serta stabilitas sosial politik negara,” imbuh Iwan Setiawan.
Iwan memproyeksikan, jika program berjalan lancar hingga akhir 2025, akan ada lebih dari 1.000 perusahaan tambang yang bergabung dengan JARNASPI, termasuk 200 lebih perusahaan yang sudah terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Dengan demikian, kuota magang dapat diperluas hingga satu juta peserta.
Selain dukungan program magang, JARNASPI juga mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk segera mempermudah proses pendaftaran pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) ke dalam sistem Minerba One Data Indonesia (MODI).
“Banyak perusahaan tambang yang sudah lengkap persyaratannya, namun belum terdaftar di MODI. Jika ini dipercepat, negara akan mendapat pemasukan signifikan,” pungkas Iwan Setiawan
Pernyataan Ketua Umum JARNASPI 08 mendapat dukungan dari Ketua Umum Garda Rakyat 08, Iskandar Z Makmur yang menilai bahwa pengelolaan sektor tambang yang baik seharusnya selain meningkatkan perekonomian nasional juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah tambang termasuk generasi muda dan seluruh rakyat Indonesia.
“Pengelolaan tambang maupun hasil pertambangan, jika dilakukan secara baik seharusnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar bahkan untuk seluruh rakyat Indonesia” pungkas Iskan
JARNASPI (Jaringan Nasional Penambang Indonesia) adalah wadah perusahaan tambang nasional yang aktif mendukung pembangunan bangsa melalui sektor pertambangan. Sejak 2008, baik organ relawan Garda Rakyat 08 maupun organ relawan JARNASPI, telah menjadi bagian dari gerakan pendukung setia Presiden Prabowo Subianto. (Red/ymn/rlz)
