Budidaya Lobster Jadi Solusi Kelestarian Benih dan Peningkatan Ekonomi

Spread the love

Cakrawala Merah, Jakarta – Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) menegaskan bahwa praktik budidaya lobster bukan sekadar kegiatan ekonomi, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam melestarikan benih lobster. Hal ini didasarkan pada kenyataan di alam, bahwa tingkat kelangsungan hidup (survival rate/SR) lobster sangat rendah, yakni hanya sekitar 0,004–0,02 persen.

“Dari 50.000 telur yang dihasilkan seekor induk lobster, biasanya hanya 2–10 ekor saja yang dapat tumbuh menjadi dewasa. Artinya, lebih dari 99,9% benih lobster mati secara alami akibat predasi maupun kanibalisme, sehingga populasinya di alam tidak optimal,” jelas Andi J. Sunadim dari MAI.

Sebaliknya, melalui sistem budidaya, benih lobster yang rentan tersebut dapat dilindungi dan dibesarkan hingga ukuran konsumsi. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya mendukung kelestarian populasi lobster, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi masyarakat pesisir. 

“Kalau dibudidayakan, jelas ada pengaruh luas terhadap kegiatan ekonomi, mulai dari penambahan penghasilan nelayan hingga terbukanya peluang usaha baru di sektor perikanan,” lanjut Andi.

Fenomena rendahnya tingkat kelangsungan hidup di alam merupakan bagian dari strategi reproduksi alami hewan laut. Berbeda dengan mamalia darat yang hanya melahirkan sedikit anak dengan tingkat survival tinggi, makhluk laut seperti lobster menghasilkan puluhan ribu hingga jutaan telur sekaligus, namun dengan peluang hidup yang sangat kecil. 

“Menurut hukum alam, mayoritas benih lobster dimangsa predator sejak awal menetas. Karena itu, tanpa adanya intervensi budidaya, keberlanjutan populasi maupun nilai ekonomi lobster tidak dapat tercapai,” pungkas Andi.

Dengan potensi hasil yang signifikan, MAI menilai budidaya lobster merupakan solusi yang seimbang antara pelestarian ekosistem dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, sehingga perlu terus dikembangkan secara berkelanjutan. (Red/Ly/Yn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *