Cakrawala Merah, Jakarta – Ida Bagus Ketut Suamba sebagai peraih medali emas pada ajang Bakery Challenge Live (BCL) di MoreFood Expo 2026 di JIExpo, melihat durasi pertandingan selama tujuh jam, agak sedikit menegangkan. Karena para peserta BCL memproses semua bahan baku untuk 15 jenis bakery dengan berbagai rasa, bentuk, tekstur dan lain sebagainya.
“Selama bertanding, saya harus focus dan konsentrasi, karena berlangsung live. Semua peserta BCL juga tidak tahu, selama live, proses membuat bakery bisa gagal atau lancar-lancar saja dan ini sangat memacu adrenalin” kata Ida Bagus Ketut Suamba kepada redaksi
Lebih lanjut, dia mengungkap bahwa tantangan selama berkompetisi secara live dimulai sejak awal praktik bahkan dari awal penyiapan bahan baku sampai pada baking, final proofing, mixing, baking dan lain sebagainya walaupun dirinya pernah mengikuti event yang sama yakni di Hongkong (2018), tapi ia harus tetap focus selama tujuh jam. BCL di MoreFood merupakan ketiga kalinya, ia ikut berkompetisi. Saat mengikuti ajang di Hongkong, ia juga mendapat medali emas untuk kategori pastry.
“Usaha selama ini, pengalaman sangat membantu saya perform dalam kompetisi seperti ini. Saya pernah kerja di perusahaan bakery di Amerika, yang home-base di Miami Florida (2010 – 2016). Tapi cukup enam tahun saja, dan akhirnya saya memutuskan balik ke Bali, kampung halaman saya, dan bekerja pada industry bakery juga,” imbuh Ida Bagus Ketut Suamba.
Pada kompetisi 2018 di Hongkong, pesainga terberatnya mulai dari Tiongkok, Jepang, Korea. Selain sebagai negara maju, industry bakery di ketiga negara tersebut juga ditunjang berbagai perlengkapan dan peralatan modern. Sumber daya manusianya juga lebih bagus serta disiplin. Tapi pada level Asia Tenggara, peserta dari Thailand juga Tangguh.
“Tapi trik saya untuk berhasil meraih medali emas, saya mengikuti apa yang menjadi kriteria saat lomba. Ini menjadi nilai plus. Saya ikut pertandingan, mengikuti kriteria. Peserta lain, minim perhatian pada kriteria, persyaratan. Tapi kalau produk (bakery, pastry) mereka lebih bagus daripada kita,” kata Ida Bagus Ketut Suamba.
BCL di MoreFood diikuti keseluruhan enam peserta. Panitia sudah menyediakan peralatan seperti oven, mixer, table, dan lain sebagainya. Peserta datang dengan membawa bahan baku masing-masing.
“Saya melihat prospek industry bakery di Indonesia juga semakin terbuka. Sehingga beberapa sponsor seperti Bogasari juga ikut berpartisipasi,” pungkasnya saat ditemui usai live di area pameran JIEXPO Kemayoran. (Red/Ly/Yn)
