Perkuat Integrasi Hulu-Hilir, Emiten AYAM Targetkan Efisiensi Produksi Ayam di 2026

Spread the love

Cakrawala Merah, Jakarta – PT Janu Putra Sejahtera Tbk (BEI: AYAM), emiten peternakan unggas terintegrasi asal Yogyakarta, optimis menangkap pertumbuhan industri perunggasan nasional di 2026. Optimisme itu disampaikan manajemen dalam Paparan Publik Tahunan 2025 yang digelar secara hybrid di Gedung Cyber 2, Jakarta Selatan.

Dalam paparan tersebut, AYAM membeberkan kinerja keuangan 2025, capaian Kuartal I-2026, serta 3 strategi utama untuk memperkuat efisiensi dan daya saing di tengah program ketahanan pangan pemerintah.

Kinerja Keuangan 2025 dan Q1-2026 Tumbuh Positif

Meski industri perunggasan 2025 diwarnai fluktuasi harga pakan dan rantai pasok, PT Janu Putra Sejahtera Tbk berhasil menjaga fundamental.

– Total Aset 2025 : Rp510,50 miliar

– Total Penjualan 2025 : Rp267,06 miliar  

– Penjualan Q1-2026 : Rp56,39 miliar  

– Total Aset per 31 Maret 2026 : Rp520,44 miliar

Pertumbuhan aset di awal 2026 menunjukkan neraca perusahaan semakin kuat untuk ekspansi.

3 Strategi Utama AYAM di 2026: Efisiensi dan Hilirisasi

Manajemen menetapkan 2026 sebagai tahun penguatan kapasitas. Fokusnya ada pada efisiensi biaya produksi dan integrasi rantai pasok.

1. Pembangunan Hatchery Mandiri di Kulon Progo

AYAM merealisasikan pembangunan fasilitas penetasan modern di Kulon Progo, Yogyakarta. Hatchery ini ditargetkan menekan biaya logistik DOC dan menjaga kualitas bibit ayam, baik untuk parent stock maupun final stock.

2. Ekspansi Ayam Petelur Komersial

Perseroan memperbesar porsi bisnis ayam petelur. Tujuannya menciptakan arus kas yang lebih stabil dan berkelanjutan di tengah volatilitas harga ayam broiler.

3. Optimalkan Program Makan Bergizi Gratis

AYAM bersiap menyerap peluang dari program MBG pemerintah. Program ini diproyeksikan mendorong pertumbuhan produksi ayam ras nasional hingga 10,95% di 2026.

Pernyataan Direktur Utama PT Janu Putra Sejahtera Tbk

Dalam penyampaiannya, Fadhil Muhammad Firdaus selalu Direktur yang hadir mewakili Direktur Utama drh. Sri Mulyani mengatakan, integrasi dari hulu ke hilir menjadi kunci daya saing AYAM ke depan.

“Meskipun kondisi pasar perunggasan dalam setahun terakhir bergerak fluktuatif, kami melihat ruang optimisme yang sangat besar di tahun 2026. Dengan kepemilikan hatchery mandiri di Kulon Progo nantinya, kami dapat menekan biaya logistik dan menjaga kualitas bibit ayam secara mandiri. Langkah ini akan memperkuat daya saing AYAM di pasar domestik, khususnya wilayah Jawa dan Bali.” pungkasnya

Rapat umum pemegang saham tahunan dan paparan publik ini juga dihadiri oleh Fadhil Muhammad Firdaus selaku Direktur dan juga Sekretaris korporasi.

Dengan strategi efisiensi dan ekspansi ini, saham AYAM diproyeksikan memiliki fundamental yang lebih solid untuk menghadapi permintaan protein hewani yang terus meningkat.

Tentang PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM)

PT Janu Putra Sejahtera Tbk adalah perusahaan peternakan unggas terintegrasi yang berbasis di Yogyakarta. Fokus bisnis meliputi pembibitan, peternakan ayam broiler dan layer, hingga distribusi. (Red/Ymn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *