PIT Usulkan Menteri Dari Indonesia Timur

Spread the love
Jakara, CakrawalaMerah Menyikapi situasi terkini di kawasan Indonesia Timur, pada Rabu (16/10), Perhimpunan Indonesia Timur (PIT) menggelar jumpa pers terkait guna menyampaikan sejumlah aspirasi yang tertuang dalam pernyataan sikap bersama yang disampaikan oleh
Muhammad Syukur Mandar selaku koordinator bersama Robert B Keytimu, Roy Simbiak, Rully Said, Andi Bohar.
Menurut PIT, kawasan Timur Indonesia, adalah bagian penting dari indonesia.  didalam kawasan timur Indonesia terdapat kurang lebih 13 provinsi, yang kaya akan sumber daya alam. Tak berlebihan jika banyak kalangan menyatakan bahwa masa depan indonesia ada dikawasan timur Indonesia.
Perhimpunan Indonesia Timur (PIT) adalah suatu perkumpulan tokoh kawasan yang sejak dulu telah fokus mengawal pembangunan kawasan timur Indonesia.
Menjelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tanggal 20 oktober 2019, PIT memberikan dukungan penuh pada Presiden Jokowi dalam menyelesaikan program lanjutan dan Program yang telah dicanangkan lima tahun kedepan.
Dalam konteks itu, PIT merekomendasikan beberapa hal yang bersifat urgen dan memerlukan penyelesaian secara cepat dan cermat oleh Presiden dan dilaksanakan oleh para menteri terkait sebagai perpanjangan tangan Presiden, sebagai berikut :
1.  Presiden Jokowi sangatlah tanggap menyikapi persoalan pengungsi gempa Lombok NTB, Pengungsi Wamena, dan pengungsi Gempa Maluku, namun disayangkan instansi terkait yang diberikan kewenangan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut diatas sangatlah lamban dan tidak membuahkan suatu hasil yang sesuai harapan masyarakat dikawasan timur indonesia.
2.  PIT mengusulkan dibentuk tim rekonsialisasi melibatkan tokoh ada setempat, tokoh lintas agama, dan Tokoh Nasional yang independen, dalam melakukan rekonsiliasi pemulihan diwamena.
2. Penyelesaian pengungsi Maluku harus bersifat menyeluruh, dan sesuai dengan kondisi objektif pengungsi yang berada di kamp pengungsi, dalam waktu yang cepat dan cermat.
3. Penyelesaian kasus penembakan dua mahasiswa di kendari harus tranparan dan pelakunya dapat disankai sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku;
4. Carut marut kondisi pertambangan di Freport Papua, Di sulawesi tenggara, di Maluku Utara, dimana telah dibanjiri oleh tenaga kerja asing, haruslah segera ditertibkan, dan mendahulukan kepentingan pencari kerja dan tenaga kerja lokal.
5. Untuk membantu mensukseskan Program Presiden Jokowi lima tahun kedepan, Maka kami mengusulkan Tokoh-Tokoh kawasan yang memiliki kemampuan, loyal dan berintegritas untuk masuk mengisi kabinet Jokowi Ma’aruf, dipos pos menteri dan pos post wakil menteri yang terkait dengan kawasan timur indonesia, misalnya kementrian ESDM, kementrian Perhubungan, kementrian Kelautan dan Perikanan, Kementrian PUPR, kementrian desa dan daerah tertinggal, kementrian pariwisata  baik sebagai menteri dan ataupun sebagai Calon wakil menteri;
6. Mengusulkan dibentuk suatu Badan setingkat menteri yang dinamakan Badan Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia, yang bertugas membantu Presiden dalam melaksanakan program Presiden di kawasan timur secara terintegrasi dan menyeluruh;
berikut nama-nama usulan/rekomendasi Sebagai Calon Menteri dan atau Wakil Menteri :
1.  Prof. Dr. La Ode Ida, Akademisi/Tokoh Kawasan Timur, Mantan Wakil Ketua DPD RI
2. Andi Gani Nena Wea, Ketua KSPI sekaligus Tokoh Buruh
3. Prof. Dr. Alex Retrubun dari unsur birokrat dan mantan wakil menteri
4. Drs. Manuel Kaisiepo. M.H. seorang Tokoh Papua, juga Mantan Menteri PDT
5. Dr. Muhammad Zainul Majdi. Lc. M.A., Mantan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat
6. Prof. Dr. Letjen (Purn) Syarifuddin Tippe berlatar belakang unsur Purn TNI sekaligus Akademisi
 PIT juga tetap mengedepankan hak prerogatif Presiden Jokowi dalam menyusun Kabinet Indonesia Kerja periode 2019-2024 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *